Mengenal Nutria: Pengerat Raksasa yang Unik dan Rakus

Nutria (Nama ilmiah: Myocastor coypus), atau yang sering dikenal di Eropa sebagai Coypu, adalah mamalia semi-akuatik yang sering kali disalahpahami sebagai tikus raksasa atau berang-berang. Meskipun memiliki kemiripan fisik dengan keduanya, Nutria memiliki karakteristik unik yang membedakannya, terutama dalam hal perilaku makan dan habitatnya.

Klasifikasi dan Karakteristik Fisik

Secara klasifikasi, Nutria termasuk dalam ordo Rodentia (hewan pengerat). Ciri fisik yang paling mencolok adalah gigi depan (insisivus) berwarna oranye terang yang kuat. Warna oranye iniĀ https://www.rmstreeteranimalnutrition.com/ berasal dari kandungan zat besi yang tinggi, yang berfungsi memperkuat gigi untuk mengunyah tanaman keras. Nutria dewasa bisa memiliki berat antara 5 hingga 10 kilogram, menjadikannya salah satu pengerat terbesar di dunia.

Apa yang Dimakan oleh Nutria?

Nutria adalah hewan herbivora yang sangat rakus. Mereka memiliki kebiasaan makan yang sangat berdampak pada ekosistem sekitarnya. Berikut adalah daftar makanan utama mereka:

  • Tanaman Air: Mereka sangat menyukai akar, batang, dan rimpang tanaman air seperti alang-alang dan eceng gondok.

  • Akar dan Umbi: Tidak seperti pengerat lain yang hanya memakan bagian atas tanaman, Nutria sering menggali hingga ke akar, yang sering kali menyebabkan kematian tanaman tersebut secara total.

  • Tanaman Pertanian: Di area yang dekat dengan pemukiman, Nutria sering dianggap hama karena mereka menyukai tanaman budidaya seperti tebu, jagung, dan padi.

Fakta uniknya, Nutria mampu menghabiskan makanan hingga 25% dari berat tubuh mereka setiap harinya. Karena cara makannya yang destruktif (sering menghancurkan 10 kali lipat jumlah tanaman yang mereka makan), mereka sering dicap sebagai spesies invasif yang merusak lahan basah.

Habitat dan Perilaku

Nutria hidup di lubang-lubang yang mereka gali di tepi sungai, danau, atau kanal. Mereka adalah perenang yang sangat handal berkat kaki belakang yang berselaput. Meskipun berasal dari Amerika Selatan, Nutria kini telah menyebar ke berbagai belahan dunia seperti Amerika Utara, Eropa, dan sebagian Asia akibat perdagangan bulu di masa lalu.

Kesimpulan

Meskipun terlihat menggemaskan bagi sebagian orang, Nutria merupakan tantangan besar bagi pelestarian lingkungan. Nafsu makan mereka yang tak terkendali terhadap vegetasi air dapat menyebabkan erosi tanah dan hilangnya habitat bagi spesies asli lainnya. Memahami pola makan dan perilaku Myocastor coypus adalah langkah pertama dalam mengelola populasi mereka agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.


Apakah Anda ingin saya membuatkan tabel perbandingan antara Nutria dan Berang-berang (Beaver) agar pembaca Anda lebih mudah membedakannya?